Arsip Tag: protein

tentang protein..

Protein dan Air

Guys.. Kali ini gw ngajakin elo elo semua buat kenal lebih deket lagi ama yang namanya Protein..

Sebenernya, apa sih protein itu..? Buat apa..? Dan gimana cara membuatnya..?

Masalahnya, usut punya usut, Protein itu adalah bagian yang paling penting buat kehidupan kita.. Semua yang membentuk tubuh kita, merupakan salah satu fungsi dari Protein.. Ok deh, kita langsung aja kenalan ama yang namanya Protein..

Biar lebih gampang memahami Protein, bayangin elo punya rumah. Nah seluruh bahan pembangun dari rumah itulah berikut isi-isinya yang dapat dibandingkan dengan Protein. Mulai dari pondasi, dinding, atap, ubin, karpet, perapian, kulkas, kompor dan sebagainya itulah Protein. Sedangkan lemak, berperan untuk menutup celah-celah dari rumah tersebut dan Karbohidrat menjadi energi bagi rumah seperti halnya listrik.

Nah, bayangin kalo kita nggak memiliki Protein…

Bahkan Protein memiliki fungsi yang jauh lebih penting lagi selain pembentuk struktur tubuh. Protein juga berfungsi seperti halnya fungsi tukang bangunan, tukang ledeng, tukang kompor dan banyak lagi. Yaitu sebagai katalis dalam proses metabolisme sel dalam bentuk enzim. Bahkan, sebagian besar Protein merupakan enzim..!

So, boleh kita bilang, Protein adalah dasar dari fenomena yang kita sebut kehidupan..!

Ok, kita udah tau apa itu protein, sekarang kita coba untuk TAU lebih jauh lagi bagaimana Protein bisa disebut dasar fenomena yang disebut kehidupan..

Pernah gak kita bertanya, apa bedanya daging manusia dengan daging sapi..? Atau, apa bedanya tangan kita dengan sepotong dahan pohon..? Atau juga apa bedanya antara pisang dengan daun telinga kita..?

Trus, akan muncul pertanyaan, ketika kita makan pisang, bagaimana pisang ini bisa berubah menjadi daging tubuh kita..?

Ok.. Tenang, tenang.. kita coba telusuri satu-satu ok..

Tubuh kita, apapun itu, entah otot, jantung, darah, tulang dll, tersusun dari jutaan sel. Dan proses pembentukan sel ini, melibatkan Protein. Masing-masing sel yang membentuk apakah otot atau darah, memiliki susunan-susunan Protein yang berbeda. Nah pertanyaannya, apakah perbedaannya..?

Hmm.. Protein itu tersusun dari 20 macam asam amino yang berbeda. Yaitu:

Glisin (GLI)
Alanin (ALA)
Valin (VAL)
Leusin (LEU)
Isoleusin (ILE)
Serin (SER)
Threonin (THR)
Asam Aspartik (ASP)
Asam Glutamik (GLU)
Lisin (LIS)
Arganin (ARG)
Asparagin (ASN)
Glutamin (GLN)
Sistein (SIS)
Metionin (MET)
Fenilalanin (PHE)
Tirosin (TIR)
Triptofan (TRP)
Histidin (HIS)
Prolin (PRO)

Jenis-jenis protein yang terbentuk, tergantung dari bagaimana asam-asam amino tersebut dikombinasikan. So, disinilah yang membedakan antara daging manusia dengan daging sapi, yaitu kombinasi asam amino yang menyusun protein yang membentuk kedua jenis daging tersebut..

Dan begitu pula ketika kita makan pisang, maka pisang tersebut akan diurai menjadi asam-asam amino dan kemudian asam-asam amino tersebut disusun ulang kembali menjadi daging atau bagian tubuh kita.

Sebagai catatan, 12 asam amino dapat diproduksi oleh tubuh kita sedangkan 8 sisanya harus diperoleh dari luar (makanan) yang disebut asam amino esensial. Itulah kenapa kita harus makan..!

Nah.. akhirnya muncul pertanyaan, bagaimana tubuh kita mengkombinasikan asam-asam amino tersebut menjadi bagian yang dibutuhkan..?

Dari pertanyaan inilah kita masuk pada penemuan manusia paling menakjubkan tentang kehidupan..! Yaitu DNA..

DNA-Deoksiribonucleic Acid (kita udah pernah bahas pada artikel sebelumnya) tersimpan didalam tiap nukleus sel-sel yang mementuk tubuh kita yang berjumlah trilyunan..! Dan tiap DNA didalam setiap sel, adalah identik..! wow…

Nah, DNA inilah yang menjadi acuan bagi tubuh kita dalam mengkombinasi asam-asam amino dalam protein sesuai kebutuhan.

DNA tersusun dari deretan pasangan Adenin-Timin (A-T) dan Sitosin-Guanin (C-G). Rangkaian 3 pasang dari dua pasangan tersebut (yang disebut KODON), merupakan kode yang merujuk pada Asam Amino tertentu. Kode-kode tersebut adalah:

UUU, UUS –> PHE
UUA, UUG, SUU, SUS, SUA, SUG –> LEU
AUU, AUS, AUA –> ILE
AUG –> MET
GUU, GUS, GUA, GUG –> VAL
USU, USS, USA, USG, AGU, AGS –> SER
SSU, SSS, SSA, SSG –> PRO
ASU, ASS, ASA, ASG –> THR
GSU, GSS, GSA, GSG –> ALA
UAU, UAS –> TIR
UAA, UAG, UGA –> STOP
SAU, SAS –> HIS
SAA, SAG –> GLN
AAU, AAS –> ASN
AAA, AAG –> LYS
GAU, GAS –> ASP
GAA, GAG –> GLU
UGU, UGS –> SIS
UGG –> TRP
SGU, SGS, SGA, SGG, AGA, AGG –> ARG
GGU, GGS, GGA, GGG –> GLY

So, rangkaian panjang DNA sesungguhnya merupakan rujukan bagi tubuh untuk menyusun Asam-asam amino menjadi Protein. Dan Protein inilah yang nanti-nya menentukan bagian tubuh apa yang ingin dibentuk ataupun enzim apa yang ingin dibuat.

Nah… Begitulah sekilas tentang Protein…

🙂

Iklan

Nutrisi.. yuk lebih deket lagi..

Nutrisi

Oke, sebelumnya kita udah ngebahas apa itu nutrisi kan.. Dan kita juga udah tau apa aja nutrisi itu. Nah, sekarang gw pengen ngajakin loe buat ngobrolin masing-masing nutrisi.. OK..

Kita mulai dengan…

Karbohidrat (Carbohydrates)

Menyumbang 4 Calories per gram. Dibedakan menjadi; monosakarida, disakarida dan polisakarida sesuai dengan jumlah gula yang terkandung yaitu, 1, 2 dan lebih dari 2.

Monosakarida dan disakarida dikategorikan sebagai karbohidrat simpel sedangkan Polisakarida dikategorikan sebagai karbohidrat komplek.Karbohidrat dengan jumlah gula yang berbeda-beda ini dibutuhkan oleh tubuh. Karbohidrat komplek membutuhkan waktu yang lama dalam proses metabolisme karena setiap gula diproses satu per satu. Sedangkan Karbodidrat simpel dapat diproses dengan cepat sehingga dapat menaikkan tingkat gula darah dengan lebih cepat dan menghasilkan peningkatan level insulin darah yang lebih tinggi dibandingkan karbohidrat komplek.

Lemak (Fat)

Menyumbang 9 Calories per gram. Lemak disusun dari asam-asam lemak (rantai karbon/hidrogen yang panjang) yang diikat dengan gliserol.

Lemak dapat dibedakan menjadi; Jenuh dan Tak Jenuh

Lemak Jenuh memiliki seluruh atom karbon terikat dengan atom Hidrogen sedangkan Lemak Tak Jenuh memiliki beberapa atom karbon yang terikat secara ganda dengan sebuah atom hidrogen. Pada umumnya, pada suhu ruang, Lemak Jenuh akan menjadi padat sedangkan Lemak Tak Jenuh akan tetap dalam bentuk cair.

Lemak Tak Jenuh dapat dibedakan lebih jauh lagi menjadi; mono-Tak Jenuh (satu ikatan ganda) dan poli-Tak Jenuh (banyak ikatan ganda).

Sedangkan Lemak Trans adalah lemak Jenuh yang dibuat dari lemak Tak Jenuh dengan menambahkan Hidrogen extra dalam proses yang disebut Hydrogination.

Serat (Fiber)

Tidak menyumbang Kalori. Pembentuk utama serat adalah selulosa yang tidak dapat dicerna oleh tubuh karena kita tidak memiliki enzim untuk mencerna selulosa. Buah-buahan dan sayuran adalah sumber yang kaya akan Serat.

Kekurangan Serat dapat menyebabkan konstipasi.

Protein

Menyumbang 4 Calories per gram. Protein tersusun dari asam-asam amino yang merupakan struktur pembangun tubuh kita (otot, kulit, rambut dan lainnya). Tubuh membutuhkan asam amino untuk memproduksi protein tubuh yang baru (protein retention) dan juga untuk menggantikan protein yang rusak (maintenace) yang hilang melalui urin.

Pada binatang, kebutuhan akan asam amino dibedakan menjadi; esensial (tidak dapat diproduksi oleh binatang) dan non-esensial (dapat diproduksi oleh binatang). Mengkonsumsi asupan yang mengandung asam amino esensial juga non-esensial dalam jumlah besar, sangat dibutuhkan untuk binatang yang dalam proses pertumbuhan.

Sebagian besar daging dan ayam mengandung asam amino esensial yang dibutuhkan manusia.

Protein juga dapat diubah menjadi karbohidrat dalam proses yang disebut gluconeogenesis.

Mineral

Tidak menyumbang Kalori. Asupan mineral adalah unsur kimia yang dibutuhkan organisme hidup, selain 4 unsur karbon, hidrogen, nitrogen dan oksigen yang merupakan pembangun utama molekul organik.

Istilah “mineral” sesungguhnya sudah usang karena maksud sesungguhnya adalah untuk menjelaskan ion. Unsur-unsur lebih berat ini terkadang dapat ditemukan pada makanan alamiah, tapi terkadang juga ditambahkan pada makanan. Contoh paling midah seperti pada garam ber-iodium.

Mineral dapat dibedakan menjadi Macromineral yang dibutuhkan dalam proses biokimia sebagai elektrolit. Kebutuhan akan mineral-mineral ini RDA > 200 mg/day. Juga terdapat Tracemineral yang dibutuhkan sebagai katalis pada enzim. Kebutuhan akan mineral-mineral ini RDA < 200mg/day.

Contoh macromineral:

– Kalsium (untuk otot dan kesehatan sistem pencernaan, membangun tulang, menetralisir asam, menghilangkan racun dan membantu aliran darah)

– Klorida

-Magnesium (kesehatan, membangun tulang, menyebabkan peristaltik yang kuat, meningkan fleksibelitas, meningkatkan alkalinitas)

– Phospor (komponen yang dibutuhkan tulang, dibutuhkan dalam proses energy dan lain-lain)
– Potasium (sebagai elektrolit pada kesehatan jantung dan saraf)
– Sodium (elektrolit)

– Sulfur (untuk 3 asam amino esensial dan banyak protein lainnya sertasebagai co factor pada kulit, rambut, kuku, hati dan meningkatkan kesehatan)

Contoh Trace mineral
– Cobalt (dibutuhkan untuk enzim biosintesis dari keluarga vitamin B12)
– Copper (komponen dari enzim redox termasuk cytochrome c oxide)
– Chromium (dibutuhkan dalam metabolisme gula)
– Iodium (dibutuhkan untuk biosintesis pada thyroxin)
– Besi (dibutuhkan oleh banyak protein dan enzim, terutama hemoglobin)
– Mangan (pemrosesan oksigen)
– Molibdenum (dibutuhkan pada xianthine oxidase)
– Nikel (terdapat pada urease)
– Selenium (dibutuhkan pada peroxidase-protein antioksidan)
– Vanadium

– Zinc (dibutuhkan pada beberapa enzim seperti carboxypeptidase, liver alcohol dehydrogenase, carbonic nhydrase)

Iodine dibutuhkan dalam jumlah yang lebih banyak dari tace mineral yang lain. Sodium, meskipun dibutuhkan dalam jumlah besar tapi tidak dapat temukan suplement yang beredar karena ion-nya cukup banyak tersedia pada makanan.

Vitamin

Tidak menyumbang kalori. Kekurangan mineral dan/atau vitamin dapat menyebabkan banyak masalah kesehatan seperti goitre, scurvy, osteoporosis dan sistem imun yang lemah, kerusakan metabolisme sel, beberapa jenis kanker, penuaan dini juga kesehatan psikologi yang buruk.

Air

Tidak menyumbang Kalori. Sekitar 70% dari masa tubuh manusia yang non-lemak terbuat dari air. Agar berfungsi normal, tubuh membutuhkan antara 1 sampai 7 liter air sehari untuk menghindari dehidrasi. Jumlah persis yang dibutuhkan tergantung dari tingkat aktifitas, suhu, kelembapan dan faktor lainnya.

Belum dapat dipastikan berapa banyak air yang dibutuhkan untuk kesehatan tubuh meskipun beberapa ahli menegaskan 8-10 gelas (sekitar 2 liter) perhari adalah kebutuhan miminum. Efek air pada penurunan berat badan dan konstipasi juga masih belum diketahui.

Normalnya, sekitar 20% water didapat dari makanan sedangkan sisanya dari minuman. Air dikeluarkan dari tubuh dalam berbagai bentuk seperti urin, feses, keringan dan juga uap air pada saat bernafas.

Antioxidan

Pada proses pembentukan energy dalam metabolisme sel dibutuhkan oksigen. Namun, oksigen in juga dapat menjadi berbahaya dalam bentuk radikal bebas. Dan radikal bebas ini dapat dinetralisir oleh Antioksidan.

Asam Lemak Esensial

Pada umumnya, asam lemak merupakan non-esensial (dapat diproduksi oleh tubuh), namun terdapat beberapa Asam lemak yang harus dikonsumsi namun tidak dapat diproduksi oleh tubuh. Setidaknya ada 2 asam lemak yang harus dikonsumsi yaitu omega-3 dan omega-6.

Phytochemical

kebutuhan akan trace chemical pada pentingnya kesehatan secara kolektif disebut phytochemical. Meskipun hanya dalam jumlah kecil, namun zat-zat imia ini dibutuhkan oleh tubuh dalam menjaga ksehatan.

Phytochemical banyak ditemukan pada buah-buahan dan sayuran berwarna juga pada seafood, algae dan jamur.

Nah, itu semua adalah nutrisi yang diperluin ama tubuh kita.. Tapi, kalo gw mesti perhatiin semua itu, mungkin gw sehat, tapi sakit kepala… habis banyak banget yang harus di-apalin…

🙂