Arsip Bulanan: Mei 2008

.. tenaga kuda (Horsepower)..

Ferrari

Guys, sekarang gw mo ngajakin loe semua buat kenalan sama Kuda.. eh TenagaKuda atau lebih kerennya
Horsepower..
Nah, pasti dah sering denger kan Horsepower atau HP..? Kalo elo penggemar otomotif, pasti udah gak asing. Tapi loe tau gak apa itu Horsepower sebenernya..?

Kalopun belum tau gak pa-pa, orang gak tau itu gak salah kok..Yang salah itu kalo Gak mau tau.. Halah apaan coba..

Oke, kita pelajari dulu sejarahnya ok.. jangan sampe tidur kalo denger sejarah..!

Kata Horsepower (tenaga kuda) itu dipopulerkan sama seorang insinyur bernama James Watt. Watt hidup dari tahun 1736 sampai 1819 dan terkenal melalui kiprahnya memperbaiki performansi mesin uap. Kita juga akan ingat tentang dia ketika kita sedang ngomongin bohlam lampu 60-watt.

Nah cerita bermula dari Watt yang sedang bekerja dalam pengangkatan batubara menggunakan kuda-kuda pony disebuah tambang batubara, dan emang dasarnya ilmuwan, dia pengen menghitung tenaga yang tersedia dari binatang2 tersebut. Dia menemukan bahwa, rata-rata, kuda pony tambang dapat melakukan pekerjaan 22000 foot-pounds (kaki-pounds) dalam satu menit. Dia kemudian menambahi beban 50% lagi hingga pengukurannya berhenti pada titik 33000 foot-pounds per menit. Dan ini lah nilai yang terus pake selama ber-abad2 sampe sekarang muncul pada kendaraan kita, gergaji mesin bahkan mungkin vakum cleaner.

Jadi…, pengertian Horsepower adalah………:

Sesuai pendapat Watt, satu kuda dapat melakukan pekerjaan 33000 foot-pounds setiap menit. Nah bayangin seekor kuda yang sedang menarik Batubara dari tambang. Kuda itu, dengan 1 Horsepower dapat menarik 330 pounds batubara dari kedalaman 100 feet (kaki) dalam 1 menit. Kita bisa mengganti kombinasi angka sesuka kita selama hasil akhir adalah 33000 foot-pounds per menit maka kita mendapatkan 1 Horsepower.

Gimana nyambung gak..??

Tapi kita  mungkin gak akan bisa ngebayangin kalau kita membebani kuda dengan 33000 pounds batubara untuk diangkat dari kedalaman 1 foot (kaki) dalam 1 menit karena kuda tak akan mampu menarik beban sebesar itu. Kita juga gak akan bisa membayangkan kalo kuda hanya kita bebani 1 pounds batubara dan harus berlari dengan kecepatan 33000 kaki per menit karena kuda gak mungkin bisa lari secepat itu. Tapi dengan beberapa rangkaian katrol kita dapat membuat sistem yang bisa mengangkut berapapun bebannya dengan kecepatan yang sesuai kemampuan kuda.

Oke, tapi Horsepower kan pake satuan yang gak baku..? Pounds, kaki itukan bukan satuan metrik..? Nah kita bisa kok konversi ke satuan metrik seperti watt.. bahkan ke satuan lain.. contohnya..

a. 1 Horsepower sama dengan 746 watts. Jadi jika kita mengambil 1-horsepower kuda dan meletakknya pada sebuah treatmill, ia dapat memutar generator yang dapat menghasilkan 746 watts listrik.

b. 1 Horsepower (selama 1 jam) sama dengan 2545 BTU (British Thermal Unit). Jadi, jika kita ambil 746 watt untuk menyalakan penghangat listrik dalam 1 jam, ia dapat memproduksi 2545 BTU. BTU sendiri adalah jumlah energi yang dibutuhkan untuk menaikkan temperatur 1 derajat F dari 1 pound air.

c. 1 BTU sama dengan 1055 joule atau 252 gram-kalori atau 0,252 food kalori. Dengan kata lain, 1 kuda
memproduksi 1 horsepower yang dapat membakar 641 Kalori dalam 1 jam dengan syarat efisiensi-nya adalah 100%.

Trus, gimana cara ngukur Horsepower

Kalo kita pengen tau Horsepower (HP) dari sebuah mesin, kita mesti memasangkan dynamometer pada mesin tersebut. Dynamometer akan memberikan beban pada mesin tersebut dan mengukur jumlah Tenaga yang dapat diproduksi oleh mesin tersebut berbanding jumlah beban yang diberikan.

Cara kerja pengukurannya …:
Kita nyalakan mesin dan biarin memiliki kecepatan putaran tertentu, misalkan 7000 rpm. Lalu kita beri beban bertahap hingga kecepatan putaran berubah dan kita catat sampai beban berapa mesin dapat bertahan pada kecepatan putar 7000 rpm. Selanjutnya kita beri beban mesin agar kecepatan putar turun pada 6500 rpm. Pada kecepatan putar ini, kita tambah beban secara bertahap dan kita catat sampai dititik beban berapa mesin dapat bertahan pada kecepatan putar 6500 rpm. Dan seterusnya.. dan seterusnya.

Jadi sesungguhnya, Dynamometer mengukur besar torsi. Sedangkan untuk mendapatkan nilai HP, kita cukup mengalikannya dengan rpm/5252.

Kalo kita masukkan ke graph, maka kita bisa dapat kurva seperti dibawah:

Torsi

Dari graph, dapat simpuin bahwa semua mesin memiliki puncak Horsepower yaitu nilai rpm dimana power berada pada titik maksimum.

Hal lain yang dapat dilihat dari graph adalah mengetahui letak dimana mesin memiliki power tertinggi. Jadi ketika kita ingin mendapatkan aselerasi yang cepat, maka kita akan menjaga agar mesin selalu dekat pada titik maksimum HP seperti yang terlihat pada graph.
Itulah kenapa sering kita liat orang-orang akan menekan gas hingga pada rpm tertentu dengan kondisi posisi kopling ditekan saat lampu merah, dan saat lampu telah hijau, mereka akan melepaskan kopling dan langsung mendapatkan aselerasi maksimum dari mesin. Tapi ini gak boleh kita lakuin di jalan umum ya guys.. Bahaya.. OK.. peace..

Nah, biar referensi kita lebih mantap, ini adalah contoh Horsepower dari mobil-mobil performansi tinggi..

HP

🙂 😀

Iklan